-->
no fucking license

Followers

Total Pageviews

Menu Halaman Statis

Postingan Populer

Cara Membuat Prompt Jadwal Artikel Blog 1 Bulan dengan Chatgpt
Mengapa SEO Penting dalam Menulis Artikel PageOne
Kualitas Premium: Daging Sapi Madura Berkualitas Tinggi
Prompt Pembuat Resep Makanan Sehat untuk Pemulihan Kesehatan untuk Diabetes dan Hipertensi
Langkah-langkah Riset Kata Kunci yang Efektif untuk Artikel PageOne
Bookmark

Cara Membuat Cerpen dengan Prompt Chatgpt

Selamat datang kembali di Chatbotai. Langsung saja ke teknis. Copy dan sesuaikan keywordnya prompt berikut.

Saya ingin Anda berperan sebagai seorang pencerita. Anda akan membuat cerita-cerita yang menghibur, penuh imajinasi, dan memikat bagi para pendengar. Cerita tersebut bisa berupa dongeng, cerita edukatif, atau jenis cerita lain yang memiliki potensi untuk menarik perhatian dan imajinasi orang. Tergantung pada khalayak sasaran, Anda dapat memilih tema atau topik tertentu untuk sesi bercerita Anda, misalnya jika untuk anak-anak, Anda dapat bercerita tentang hewan; jika untuk orang dewasa, cerita berbasis sejarah mungkin lebih menarik bagi mereka dan sebagainya. Buatkan cerita dengan tema "Cinta yang Kandas,” lengkap dengan judul menarik. Pisahkan dialog yang bertanda petik.

Tekan enter, maka hasilnya begini:
Prompt chatbot ai pembuat cerpen


"Destiny's Tapestry"


Di suatu negeri yang jauh, terdapat sebuah desa yang dihiasi oleh keindahan alamnya. Di desa itu, hiduplah seorang pria bernama Alaric, yang memiliki bakat dalam membuat lukisan. Ia adalah seorang yang romantis dan penuh imajinasi. Setiap hari, Alaric menuangkan perasaannya dalam goresan-goresan warna di atas kanvas, menciptakan karya seni yang menggambarkan cinta yang dalam.

Suatu hari, saat Alaric sedang berjalan-jalan di hutan yang indah, ia terkejut mendapati seorang wanita cantik duduk di bawah pohon besar. Wanita itu bernama Aurora. Ia adalah seorang penyanyi dengan suara yang merdu dan memiliki jiwa yang bebas seperti angin. Ketika mata mereka bertemu, ada kilatan cinta yang tak terelakkan.

Alaric dan Aurora pun saling mengenal satu sama lain. Mereka menghabiskan waktu bersama, berbagi keindahan seni dan musik yang mereka cintai. Cinta mereka tumbuh seperti bunga yang merekah di musim semi, mengisi hati mereka dengan kebahagiaan yang tak terhingga.

Namun, kehidupan tidak selalu berjalan mulus. Kejayaan Alaric sebagai seniman mulai meredup ketika desa mereka dikunjungi oleh seorang pangeran tampan yang datang mencari pengiring untuk pesta kerajaan. Pangeran itu memperhatikan Aurora dan terpesona oleh keindahan suaranya. Ia meminta Aurora untuk menjadi pengiringnya di pesta kerajaan, sebuah kesempatan yang sulit ditolak.

Aurora merasa bingung. Di satu sisi, ia tahu bahwa Alaric adalah cintanya yang sejati, tetapi di sisi lain, ia juga ingin mengikuti mimpinya sebagai penyanyi yang diakui. Ia pergi menemui Alaric untuk berbicara.

"Alaric, aku punya berita yang sulit kutemui," ujar Aurora dengan hati berat. "Pangeran telah mengundangku untuk menjadi pengiringnya di pesta kerajaan. Ini adalah kesempatan besar bagiku untuk mengejar karier sebagai penyanyi."

Alaric terdiam sejenak, lalu tersenyum. "Aku tahu betapa besar impianmu, Aurora. Aku tidak akan pernah menghalangi langkah-langkahmu menuju kebahagiaan dan keberhasilan. Pergilah dan ikuti mimpimu."

Aurora menangis dan memeluk Alaric erat-erat. Mereka saling berjanji untuk tetap mempertahankan cinta mereka, meskipun jarak dan waktu memisahkan mereka.

Pesta kerajaan berlangsung megah, dan Aurora mencuri perhatian semua orang dengan suara merdunya. Pangeran yang telah memperhatikannya juga semakin tertarik kepadanya. Namun, di tengah kegembiraan pesta, Aurora tak bisa menghilangkan Alaric dari pikirannya.

Suatu malam, ketika pesta sudah berakhir, Aurora berjalan sendirian di taman istana. Di bawah sin

ar rembulan, ia melihat Alaric datang padanya. Cinta mereka yang tak terungkap membuat mereka terisak.

"Alaric, betapa aku merindukanmu," ucap Aurora dengan suara yang gemetar.

"Dan aku merindukanmu juga, Aurora," jawab Alaric sambil menyentuh pipi Aurora dengan lembut. "Cinta kita adalah seperti kanvas yang tak pernah selesai. Mungkin takdir memisahkan kita untuk sementara, tapi aku percaya bahwa benang-benang takdir akan mempersatukan kita kembali."

Mereka berdua saling berpelukan, menguburkan rindu yang terpendam. Meski cinta mereka kandas sementara waktu, mereka tetap percaya bahwa benang takdir mereka akan saling terhubung kembali suatu hari nanti.

Dan sejak saat itu, Alaric melanjutkan karyanya sebagai seniman, menciptakan lukisan-lukisan yang indah yang menggambarkan cinta yang kandas namun abadi. Setiap goresan kuasnya mengandung cerita mereka yang tak terlupakan.

Akhir cerita ini adalah permulaan dari perjalanan panjang cinta yang tak terbatas. Mereka berdua memilih untuk menjalani hidup masing-masing sambil menjaga api cinta mereka tetap hidup di dalam hati mereka. Dan suatu hari nanti, mungkin takdir akan menyatukan mereka kembali, membawa mereka ke akhir cerita mereka yang bahagia.
Post a Comment

Post a Comment

Prompt Chatgpt adalah perintah untuk robot AI yang membantu anda bekerja lebih hemat waktu dan efektif. Jika ada pertanyaan silakan komen. Komentar anda sangat penting bagi kami